PAREPARE, BACAPESAN.COM – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepak Takraw resmi bergulir di Kota Parepare. Itu setelah Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Zudan Arif Fakrulah yang diwakili Kadispora Sulsel H Suherman, membuka kejurnas itu, di GOR Mandiri Kota Parepare, Kamis, 1 Agustus 2024.
Pembukaan itu, dihadiri Pengurus Besar (PB) PSTI Pusat, Jumadi, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PTSI Sulsel, H Surianto dan Sekretaris Umum Pengprov PSTI Sulsel Nukrawi Nawir yang juga Ketua Panita Kejurnas sepak takraw tersebut.
Lalu hadir Kepala Disporapar Kota Parepare Iskandar Nusu mewakili Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali. Dalam kegiatan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengapresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepak Takraw yang digelar Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sulsel.
Sebab, perhelatan Kejurnas Sepak Takraw tersebut, pertama kalinya di gelar di Sulsel ini dan menjadikan Kota Parepare sebagai tuan rumah.
Kejurnas itu, sekitar 150 atlet putra dan putri dari 12 Provinsi se-Indonesia yang ikut bertanding. Ditambah 25 wasit dari berbagai daerah di Indonesia, dan 55 panitia pelaksana Kejurnas.
Kadispora Sulsel Suherman dalam sambutannya memberikan apresiasi dan bangga dipilihnya Parepare menjadi tuan rumah Kejurnas.
“Terima kasih Parepare, pelaksanaan Kejurnas begitu meriah. Terima kasih juga yang luar biasa untuk Pak Ketua PSTI Sulsel (H Surianto), yang tidak hanya memimpin sepak takraw Sulsel ke tingkat nasional, tapi juga sampai membawa Indonesia ke tingkat dunia,” puji Suherman.
Secara umum, Suherman menyampaikan terima kasih kepada semua atlet dan ofisial yang sudah hadir di Kejurnas. Dia menilai Kejurnas ini ajang silaturahmi dan bertukar ilmu untuk dapat tingkatkan prestasi.
“Jadi manfaatkan kejuaraan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi,” pesannya.
Sementara, Ketua PSTI Sulsel, Surianto, menyatakan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 150 atlet dari 12 provinsi di Indonesia, dan akan bertanding dalam dua kategori yakni Inter regu (5 pemain) dan Dobel event (3 pemain). Event ini juga melibatkan 25 wasit bersertifikasi dan 55 panitia pelaksana.
“Ini pertama kalinya Kejurnas Sepak Takraw diadakan di Sulsel, tepatnya di Kota Parepare. Kami berharap semua pihak, terutama atlet, pelatih, dan wasit, menjunjung tinggi sportivitas,” kata Surianto.
Sementara itu, PB PSTI Pusat, Jumadi, mengakui bahwa Sulawesi Selatan merupakan kiblat atlet sepak takraw di Indonesia. Ia menambahkan bahwa kejuaraan ini juga berfungsi sebagai ajang persahabatan dan pemersatu bangsa.
Kepala Disporapar Kota Parepare Iskandar Nusu menyampaikan, bagi Pemkot Parepare pelaksanaan kejuaraan seperti ini memiliki arti yang sangat penting, karena merupakan bagian dari upaya untuk melakukan pembinaan atlet.
“Sehingga kedepannya atlet yang bertanding ini bisa mengharumkan nama Kota Parepare di ajang yang lebih tinggi,” kata Iskandar Nusu saat membacakan sambutan tertulis Pj Waki Kota Parepare Akbar Ali.
Karena itu, Pemkot Parepare menyambut baik atas penyelenggaraan kejuaraan ini. Dia menilai kegiatan semacam ini sangat penting, dan patut dikembangkan oleh semua pihak, pelaku dan pencinta sepak takraw agar Kota Parepare nantinya memiliki segudang atlet yang mampu berkiprah tidak hanya di tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional.
“Saya berharap dari hasil kejuaraan ini bisa terpilih pemain-pemain terbaik berbakat. Olehnya itu Disporapar maupun Pengurus Kota PSTI Parepare untuk memantau, meneliti, mencatat pemain-pemain terbaik berbakat yang sedang berlaga,” tandasnya.(*)