JAKARTA, BACAPESAN– Ramadhan merupakan bulan yang penuh makna, menjadi momen bagi umat Muslim di dunia menjalani ibadah dengan khusyuk dan mempererat tali silaturahmi dengan kerabat tercinta.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki beragam cara untuk merayakan bulan istimewa ini. Mulai dari sahur on the road, berburu takjil, hingga tradisi mudik.
Uniknya, Ramadhan di Indonesia bukan hanya perayaan bulan suci bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi momen yang mencerminkan kekayaan budaya, tradisi, dan keberagaman masyarakat Indonesia.
Dengan semangat toleransi dan kebersamaan, Ramadan di Indonesia dirayakan dengan berbagai tradisi unik yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Memasuki bulan suci ini, Google melihat adanya fokus yang lebih mendalam terhadap topik spiritual di Indonesia. Tren pencarian baru-baru ini seperti “Allahumma Bariklana” dan “Quran Qibla”, memperlihatkan pentingnya ibadah dan petunjuk spiritual bagi masyarakat Indonesia,” kata Communications Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan di Jakarta, Kamis (6/3).
Selain itu, lanjutnya, Google juga melihat bagaimana masyarakat Indonesia mengandalkan Google untuk dukungan praktis selama bulan Ramadhan. Ini terbukti dari peningkatan signifikan dalam beberapa topik pencarian.
Yang banyak dicari yakni seperti ‘rute mudik’, ‘jadwal imsak ramadhan’, ‘Lirik lagu khas Ramadan’, ‘lebaran 2025 kapan’, dan ‘Tren fashion Ramadan’, memperlihatkan bahwa Google menjadi andalan masyarakat untuk mempersiapkan segala kebutuhan bulan suci. Baik yang bersifat spiritual maupun perayaan.
Dalam kesempatan yang sama, Strategic Partnerships Development Manager untuk Google Maps Indonesia, Galuh Rohmah menerangkan, pihaknya juga memperkenalkan fitur-fitur baru di Google Maps untuk mendukung perjalanan mudik Lebaran masyarakat.
“Google Maps berkolaborasi dengan 12 kreator dan komunitas untuk memberikan rekomendasi daftar lokasi pilihan menarik di kota-kota besar. Dengan fitur Shared yang tersedia di Google Maps, pengguna dapat dengan mudah membagikan rekomendasi tempat berbuka puasa dari konten kreator favorit, mencari masjid terdekat, hingga lokasi belanja persiapan lebaran,” ujar Galuh.
Selain itu, Informasi real-time KRL kini juga tersedia di Google Maps. Pengguna dapat mengakses data real-time KRL Commuter Line melalui Google Maps di smartphone dan perangkat lainnya.
Jika rute KRL Commuter Line tersedia, informasi waktu real-time akan ditampilkan secara jelas dalam hasil pencarian.
Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk memantau pergerakan kereta secara langsung, sehingga perjalanan menjadi lebih terencana dan efisien, terutama bagi mereka yang beraktivitas di perkotaan selama bulan Ramadan.
Bagi masyarakat yang berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi, Google Maps juga bekerja sama dengan pemerintah dan pihak yang terkait untuk menghadirkan informasi terbaru seputar rute terbaik, area istirahat, serta posko mudik. Informasi ini nantinya dapat diakses langsung di Google Maps saat periode mudik.
Terakhir, melihat kebutuhan dan permintaan masyarakat yang terus meningkat untuk opsi transaksi, Google Play memperkenalkan metode pembayaran baru.
Kini para pengguna memiliki opsi untuk melakukan pembayaran menggunakan QRIS ketika hendak membeli konten digital di Google Play dan melalui in-app purchase.
Pembaharuan ini juga sebagai bentuk inovasi dengan melihat semakin banyak minat dan transaksi di Google Play selama beberapa tahun terakhir. Hal ini juga sejalan dengan berbagai tren hiburan baru yang bermunculan, dan beragam hobi favorit yang kembali populer.
(JP)