SPC Bersama Google For Education Rilis Laptop Murah untuk Anak Sekolah

  • Bagikan

JAKARTA, BACAPESAN– PT Supertone atau SPC jika masih ingat, merek tersebut dulu terkenal menghadirkan ponsel-ponsel dan smartphone murah sebagai jenama lokal. Nama tersebut ternyata masih eksis dan saat ini, fokus menggarap sektor elektronik murah lainnya seperti perangkat laptop murah untuk keperluan anak sekolah.

Paling baru, SPC bersama Google for Education, memperkenalkan Classroom of The Future, sebuah ekosistem pembelajaran berbasis digital yang diklaim bisa membuat pengalaman belajar menjadi lebih efektif dan inklusif bagi semua siswa dan guru.

Classroom of The Future atau ruang kelas masa depan ini diperkenalkan kepada para pemangku kepentingan pendidikan di Tangerang, Selasa (11/3), bertempat di pabrik PT SPC. Direktur Utama SPC, Raymond Tedjokusumo menerangkan, ruang kelas yang dilengkapi berbagai perangkat digital berbasis solusi dari Google diharapkan dapat menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah di Indonesia yang ingin mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran.

“Kolaborasi antara SPC dan Google ini menjadi satu tanda komitmen prinsip kerja kita dan kami percaya kolaborasi ini dapat memajukan mutu kualitas pendidikan di Indonesia yang akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rangka persiapan memasuki era digitalisasi,” kata Raymond di Tangerang, Selasa (11/3).

Melalui Classroom of The Future, siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang dinamis dan menarik. Bagi para guru, konsep ini diyakini bisa menyederhanakan pengerjaan tugas para pendidik, dengan memanfaatkan ekosistem produk SPC serta Google for Education yang terintegrasi dan berbasis pembelajaran digital.

“Di Google for Education, kami percaya bahwa teknologi dapat menjadi katalisator yang kuat untuk mengubah pendidikan,” kata Direktur Google for Education EMEA & Asia Pasifik, Colin Marson dalam kesempatan yang sama.

Ditambahkannya, di Indonesia, ada daerah yang memiliki akses internet yang mumpuni, namun tidak sedikit juga daerah blank spot. Oleh karenanya, berbagai kombinasi perangkat dan solusi dari Google for Education diharapkan dapat membantu transformasi pembelajaran, bahkan untuk daerah yang minim koneksi internet.

“Perangkat seperti Chromebook, interactive flat panel (IFP), Smart TV, dan Chromebox dapat digunakan di berbagai kondisi untuk mendukung pembelajaran digital,” tambah Colin.

Classroom of the Future menawarkan ruang kelas masa depan berbasis pembelajaran digital yang bisa diakses di seluruh wilayah dengan berbagai tingkat konektivitas yang berbeda-beda.

Sementara itu, Strategic Partner Manager Chrome OS Indonesia, Ganis Samoedra Murharyono, menekankan bahwa Classroom of the Future adalah laboratorium uji coba pembelajaran digital
yang mendukung program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ekosistem ini dirancang untuk menerapkan pembelajaran modern seperti Coding dan AI, pembelajaran sinkronus dan asinkronus, pembelajaran jarak jauh, dan meningkatkan keterampilan abad ke-21.

“Kami ingin menciptakan ruang belajar yang inklusif dan personal, di mana teknologi menjadi jembatan bagi setiap siswa, termasuk yang berkebutuhan khusus, untuk mencapai potensi maksimal mereka,” tambah Ganis. (JP)

  • Bagikan