JAKARTA, BACAPESAN- Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan QRIS TAP, teknologi pembayaran berbasis Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi tanpa perlu memindai kode QR secara manual. Dengan sistem ini, pengguna cukup menempelkan smartphone ke mesin pembayaran dan transaksi selesai dalam 0,3 detik.
Layanan ini pertama kali diuji di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Jumat (14/3) dan mulai diterapkan secara bertahap di berbagai sektor, termasuk transportasi, ritel, kesehatan, hingga UMKM.
Bagaimana Cara Kerja QRIS TAP? Berbeda dengan metode QRIS standar, yang mengharuskan pengguna memindai barcode dengan kamera ponsel, QRIS TAP menggunakan teknologi NFC untuk melakukan transaksi lebih cepat dan praktis.
- Smartphone harus mendukung NFC
- QRIS Tap hanya bisa digunakan pada smartphone berbasis Android yang memiliki fitur Near Field Communication (NFC).
- Pengguna perlu memastikan fitur NFC diaktifkan sebelum melakukan transaksi.
- Menempelkan ponsel ke mesin pembayaran
- Saat bertransaksi di MRT, TransJakarta, parkir, atau merchant ritel, pengguna cukup menempelkan ponsel ke mesin pembaca QRIS TAP yang sudah mendukung NFC.
- Tidak perlu membuka aplikasi pembayaran atau memindai kode QR secara manual.
- Transaksi diproses dalam 0,3 detik
- Setelah ponsel ditempelkan, sistem secara otomatis menghubungkan rekening pengguna dengan merchant.
- Jika saldo mencukupi, transaksi langsung diproses dalam hitungan 0,3 detik.
- Tidak dikenakan biaya bagi pengguna
- Pengguna tidak dikenakan biaya transaksi, sementara merchant dikenakan Merchant Discount Rate (MDR) dengan tarif 0 persen untuk kategori BLU dan Public Service Obligation (PSO).
Di Mana QRIS Tap Bisa Digunakan?
QRIS TAP saat ini sudah diterapkan di berbagai sektor layanan publik dan akan terus diperluas.
- Moda transportasi:
- Stasiun MRT Bundaran HI dan Lebak Bulus
- Royaltrans (TransJakarta)
DAMRI JR Connexion Jabodetabek
- Parkir di beberapa lokasi
- Rumah sakit:
- RSUD Tarakan
- RSCM Kencana
- RSPAD Gatot Subroto Paviliun Kartika
- Ritel dan UMKM:
- Beberapa merchant parkir dan pusat perbelanjaan
- Terdapat 2.353 merchant yang sudah mendukung QRIS Tap
BI berencana memperluas penggunaan QRIS Tap ke seluruh stasiun MRT, TransJakarta, LRT Jabodebek, KRL Jabodetabek dan Yogyakarta-Solo, serta sistem ticketing DAMRI.
Saat ini, 15 perusahaan jasa pembayaran (PJP) telah mendukung transaksi QRIS Tap, termasuk Bank BRI, BCA, BNI, Bank Mandiri, CIMB Niaga, Bank DKI, DANA dan GOPAY.
Namun, layanan ini baru bisa digunakan melalui smartphone Android dengan fitur NFC, sementara dukungan untuk perangkat iOS belum tersedia.
Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Santoso Liem, menyatakan bahwa 257 perusahaan jasa pembayaran lainnya sedang dalam proses mengadopsi QRIS TAP agar layanan ini dapat lebih luas digunakan.
Dengan kecepatan, kemudahan, dan keamanan yang ditawarkan, QRIS TAP menjadi langkah baru dalam digitalisasi transaksi di Indonesia, mempermudah pembayaran di berbagai sektor tanpa ribet memindai barcode. (JP)