JAKARTA, BACAPESAN– NVIDIA, yang merupakan penyedia prosesor dan GPU Nintendo Switch 2, memastikan bahwa konsol terbaru besutan Nintendo itu akan menggunakan teknologi Deep Learning Super Sampling (DLSS).
Dilansir dari Engadget pada Jumat, NVIDIA mengatakan bahwa dukungan DLSS pada Switch 2 membantu memberikan performa grafis “sepuluh kali lipat” dibandingkan Switch generasi pertama.
Teknologi ini memungkinkan gim dirender dalam resolusi lebih rendah, lalu menggunakan model kecerdasan buatan (AI) yang telah dilatih dan Tensor Cores khusus untuk mengisi detailnya. Dengan begitu, teknologi tersebut dapat meningkatkan resolusi untuk detail yang lebih tajam tanpa mengorbankan kualitas gambar.
“RT Cores baru menghadirkan ray tracing secara real-time, memberikan pencahayaan, refleksi, dan bayangan yang realistis untuk dunia yang lebih imersif,” kata NVIDIA.
Tensor Cores juga memungkinkan pelacakan wajah berbasis AI dan penghapusan latar belakang untuk penggunaan video chat guna meningkatkan pengalaman bermain sosial dan streaming.
Mengklaim bahwa sebuah sistem memiliki performa grafis sepuluh kali lebih tinggi kemungkinan besar adalah pernyataan pemasaran yang disederhanakan, dan performa grafisnya bisa sangat bervariasi tergantung pada judul gim yang dimainkan.
Dalam mode docked, Switch 2 mendukung hingga 60fps pada resolusi 4K atau 120fps pada resolusi 1440p atau 1080p. Dalam mode handheld, layar 7,9 inci dengan resolusi 1080p mendukung refresh rate variabel (melalui G-Sync) hingga 120Hz. (AN)