Sering Disepelekan, Berikut Cara Rawat Aki Motor Yang Benar

  • Bagikan

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pengguna sepeda motor tentu tahu pentingnya keberadaan aki dan baterai.

Aki dan baterai pada motor digunakan untuk menyalakan sistem eletrikal pada sepeda motor, seperti sistem starter, pompa injeksi, penerangan, hingga pembakaran pada mesin.

Pada umumnya, terdapat 2 (dua) tipe aki yang biasa digunakan pada sepeda motor yaitu tipe aki basah dan kering. Namun, aki yang pada umumnya digunakan sepeda motor injeksi saat ini adalah aki kering yang sifatnya bebas perawatan atau dapat juga disebut Maintenance Free (MF), karena perawatannya lebih mudah.

Agar aki semakin awet, Ridwan, Service Advisor Sentral Yamaha Makassar membagikan beberapa tips perawatan aki secara rutin pada sepeda motor.

Menurut Ridwan, yang harus dilakukan agar aki semakin awet adalah menghindari menggunakan aksesoris motor yang berkaitan dengan kelistrikan secara berlebihan.

“Konsumen masa kini semakin gemar menggunakan aksesoris motor, namun jika memakai aksesoris yang berkaitan dengan kelistrikan dalam jumlah banyak, khususnya pada lampu-lampu sepeda motor dapat membebani kinerja aki dan menggugurkan garansi resmi Yamaha,” uujarnya Rabu (20/7/2022).

Selanjutnya adalah memastikan voltase aki baik tipe kering atau basah sesuai dengan standar tegangan pada buku manual. “Jika dibawah angka yang disarankan pada buku manual, maka aki tersebut sebaiknya di charge kembali,” kata Ridwan

Memeriksa kondisi aki dengan cara membersihkan jika terdapat kotoran atau kerak pada terminalnya juga menjadi penting dilakukan. “Jika tidak, maka aki dapat bermasalah atau biasa disebut soak sehingga akan menyebabkan terganggunya kinerja beberapa system. Bahkan menyebabkan sepeda motor tidak berfungsi atau mogok,” ungka Ridwan.

Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah menghindari penggunaan starter elektrik secara paksa jika motor sulit dihidupkan. Pastikan pula kunci kontak motor dalam kondisi off, saat mesin motor mati.

“Mesin motor yang jarang digunakan, disarankan untuk tetap dipanaskan.
Jika motor jarang dipakai, usahakan sepeda motor untuk tetap dipanaskan atau digunakan jalan selama 10 – 15 menit meskipun motor tidak digunakan. Jika ditinggal lama, sebaiknya mencopot kabel negative pada aki agar aki lebih tahan lama,” terang Ridwan.

Dalam banyak kasus kata ridwan, banyak pengguna kendaraan yang menggunakan aki tidak sesuai spesifikasi sepeda motor

“Setiap aki pasti memiliki masa pakai, jika sudah mencapai masa tersebut maka aki wajib diganti. Namun, jika kondisi aki sudah menunjukan gejala soak, biasanya ditandai dengan starter yang lemah, kedipan lampu sein melambat, suara klakson kecil, bahkan layar speedometer menjadi buram atau mati total. Maka, penanganan pertama coba isi daya aki jika masih drop ganti aki untuk mencegah motor mati mendadak atau mogok saat digunakan,” terang Ridwan.

“Untuk perawatan aki sepeda motor Yamaha juga menjadi lebih menyenangkan dengan menggunakan aplikasi My Yamaha App. Pengendara akan mendapat pengingat servis gratis, riwayat servis, informasi garansi, buku panduan pemilik, hingga pencarian dealer resmi Yamaha terdekat,” tutupnya. (*)

  • Bagikan