Jadi Pahlawan Ekuador, Enner Valencia Dipuji Pelatih Argentina

  • Bagikan
Enner Valencia Dipuji Pelatih Argentina

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Penggawa Ekuador Enner Valencia jadi pahlawan kala melibas Qatar di Piala Dunia 2022 dan dipuji pelatih asal Argentina Gustavo Alfaro.

Ekuador sukses mematahkan catatan dimana tuan rumah tak pernah kalah ketika bertanding di laga pembuka Piala Dunia.

Ketangkasan Ekuador atas tuan rumah tak lepas berkat dua gol Enner Valencia dalam laga pembuka Piala Dunia 2022 Qatar.

Enner Valencia adalah pahlawan saat Ekuador mengalahkan Qatar 2-0 untuk memulai kampanye Grup A mereka di Piala Dunia 2022.

Pemain berusia 33 tahun itu harusnya telah mencetak gol awal yang dianulir karena dianggap offside oleh VAR.

Akan tetapi Enner Valencia merespons dengan tenang dalam mencetak gol dan kemudian menggandakan keunggulan dengan sundulan yang kuat.

Qatar, yang digempur oleh pendukung mereka yang luar biasa, melakukan yang terbaik untuk menemukan jalan kembali ke permainan.

Tetapi Almoez Ali yang biasanya dapat diandalkan melewatkan peluang emas, sundulan dari jarak enam yard, setelah kerja keras dari Hassan Alhaydos.

Atas keberhasilan ini Enner Valencia dinobatkan sebagai Man of The Match (MOTM) dalam laga Qatar vs Ekuador di laga pembuka Piala Dunia 2022.

Tambahan dua gol melawan Qatar mengantarkan Enner Valencia telah mencetak lima gol terakhir Ekuador di Piala Dunia.

Dia sekarang adalah penembak jitu rekor langsung mereka di pameran global, perbedaan yang sebelumnya dia bagikan dengan Agustin Delgado.

Atas penampilan menawannya itu, Enner Valencia mendapat pujian langsung dari kepala pelatih Ekuador asal Argentina Gustavo Alfaro.

Dalam konferensi pers, Gustavo Alfaro menerangkan bahwa Enner Valencia sukses menjawab keragu-raguan publik Ekuador akan ketajamannya.

“Dia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Ekuador, dia sedang melalui masa-masa sulit,” kata Alfaro.

“Dia kadang-kadang dipertanyakan di Ekuador. Dia berhasil mencetak gol, yang sangat berarti baginya,” sambungnya.

Di sisi lain kepala pelatih Qatar Feliz Sanchez juga angkat bicara dengan hasil buruk yang didapat pasca melawan Ekuador.

“Kami memiliki banyak ruang untuk perbaikan. Tidak ada alasan, kami mulai dengan buruk. Saraf dan tanggung jawab telah mempermainkan kami,” ucap Sanchez.

Terlebih Qatar menjadi tuan rumah pertama yang kandas dalam laga pembuka Piala Dunia usai sebelumnya selalu menang atau minimal seri.

Sebelumnya pemimpin Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani meresmikan mulainya Piala Dunia 2022 dengan menyeru agar turnamen ini menjadi forum untuk “komunikasi beradab” setelah selama sepuluh tahun diselimuti kontroversi.

Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani menjadi pusat perhatian setelah atraksi tarian pembuka yang melibatkan pasir gurun yang berputar-putar, pedang dan bintang pop abad ke-21, yang semuanya berlangsung di sebuah stadion yang ditata bak tenda suku Badui. (fin/*)

  • Bagikan