Wali Kota Parepare Buka Pelatihan Pelatih dan Wasit Taekwondo Tingkat Sulsel

  • Bagikan

PAREPARE, BACAPESAN.FAJAR.CO.ID – Pengurus Taekwondo Indonesia Kota Parepare, melaksanakan diklat pelatih daerah dan diklat wasit daerah Sulawesi Selatan. Kegiatan digelar di Hotel Bukit Kenari, Rabu (22/2/2023).

Kegiatan dibuka oleh Walikota Parepare Taufan Pawe, dan dihadiri Perwakilan Ketua Umum Taekwondo Provinsi Sulawesi Selatan, Perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua KONI Parepare Zulham Arief, Asisten 1 Pemkot Parepare Aminah Amin, Kepala Disporapar Amarun Agung Hamka, Peserta Bimtek dari Sulawesi Barat Dan Papua,

Panitia kegiatan dalam laporannya menyampaikan rincian kegiatan pelaksanaan pelatih diklat pelatih daerah dilaksanakan tanggal 22 hingga 24 pebruari, dan diklat dan penyegaran wasit daerah Sulawesi Selatan dilaksanakan dari tanggal 24 hingga 26 pebruari.

“peserta diklat pelatih daerah terdiri dari 42 peserta dengan 13 kabupaten dari Provinsi Sulawesi Selatan, 2 peserta dari Provinsi Papua Barat, dan 3 peserta dari Provinsi Sulawesi Barat. Sementara untuk diklat wasit daerah terdiri dari 36 peserta dari 13 kabupaten dan kota Se Sulawesi Selatan,”paparnya.

Sementara Walikota Parepare Taufan Pawe mengapresiasi kegiatan ini dilakukan ditingkat provinsi, bahkan hingga lintas provinsi.

Hal ini Kata Taufan, mampu menerjemahkan komitmennya untuk membangun Kota Parepare dengan teori telapak Kaki.

“ini suatu penghargaan dan penilaian tersendiri memilih kota Parepare. Dan saya menerjemahkan ini sebagai bentuk entry poin pintu masuk bagi KONI Parepare, untuk menumbuhkembangkan tidak hanya cabang olahraga taekwondo, tapi cabang-cabang olahraga yang lain, “ucap Taufan.

Menurut Taufan, pelatih dan wasit tidak boleh diabaikan eksistensinya, karena kata dia, disitulah minta pada para olahragawan pagi pelatih juga itu adalah bagian dari arsitek strategi dalam Setiap olahragawan dan melakukan pertahanan

Taufan menekankan, agar kedepan Pemerintah Kota Parepare dan KONI, harus lebih memaksimalkan perhatian dan pembinaan setiap cabang olaharga itu sendiri.

“saya rasa kemarin kita sudah dapat dua medali, tentu kita harus lebih tingkatkan lagi menjadi dua medali tapi emas. Mudah-mudahan dengan acara ini bisa menumbuhkembangkan kemajuan cabang-cabang olahraga khususnya taekwondo, ” tandasnya.

Sementara, Ketua Umum Taekwondo Provinsi Sulawesi Selatan, Program taekwondo sulawesi selatan mendorong kabupaten/kota, agar pelaksanaan even, pelaksanaan kegiatan-kegiatan bertaraf nasional dapat dilaksanakan di kabupaten/kota

“tujuannya untuk membangun atlit-atlit yang bisa diambil dari daerah-daerah. karena potensi itu ada di daerah-daerah, bukan hanya di perkotaan, itu keyakinan kita, ” pungkasnya.

Selain pelaksanaan pelatihan pelatih dan wasit ini, juga akan dilakukan rapat kerja daerah Taekwondo Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Parepare.
(***)Wali Kota Parepare Buka Pelatihan Pelatih Dan Wasit Taekwondo Tingkat Sulsel PAREPARE, BACAPESAN.FAJAR.CO.ID – Pengurus Taekwondo Indonesia Kota Parepare, melaksanakan diklat pelatih daerah dan diklat wasit daerah Sulawesi Selatan. Kegiatan digelar di Hotel Bukit Kenari, Rabu (22/2/2023). Kegiatan dibuka oleh Walikota Parepare Taufan Pawe, dan dihadiri Perwakilan Ketua Umum Taekwondo Provinsi Sulawesi Selatan, Perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua KONI Parepare Zulham Arief, Asisten 1 Pemkot Parepare Aminah Amin, Kepala Disporapar Amarun Agung Hamka, Peserta Bimtek dari Sulawesi Barat Dan Papua, Panitia kegiatan dalam laporannya menyampaikan rincian kegiatan pelaksanaan pelatih diklat pelatih daerah dilaksanakan tanggal 22 hingga 24 pebruari, dan diklat dan penyegaran wasit daerah Sulawesi Selatan dilaksanakan dari tanggal 24 hingga 26 pebruari. “peserta diklat pelatih daerah terdiri dari 42 peserta dengan 13 kabupaten dari Provinsi Sulawesi Selatan, 2 peserta dari Provinsi Papua Barat, dan 3 peserta dari Provinsi Sulawesi Barat. Sementara untuk diklat wasit daerah terdiri dari 36 peserta dari 13 kabupaten dan kota Se Sulawesi Selatan,”paparnya. Sementara Walikota Parepare Taufan Pawe mengapresiasi kegiatan ini dilakukan ditingkat provinsi, bahkan hingga lintas provinsi. Hal ini Kata Taufan, mampu menerjemahkan komitmennya untuk membangun Kota Parepare dengan teori telapak Kaki. “ini suatu penghargaan dan penilaian tersendiri memilih kota Parepare. Dan saya menerjemahkan ini sebagai bentuk entry poin pintu masuk bagi KONI Parepare, untuk menumbuhkembangkan tidak hanya cabang olahraga taekwondo, tapi cabang-cabang olahraga yang lain, “ucap Taufan. Menurut Taufan, pelatih dan wasit tidak boleh diabaikan eksistensinya, karena kata dia, disitulah minta pada para olahragawan pagi pelatih juga itu adalah bagian dari arsitek strategi dalam Setiap olahragawan dan melakukan pertahanan Taufan menekankan, agar kedepan Pemerintah Kota Parepare dan KONI, harus lebih memaksimalkan perhatian dan pembinaan setiap cabang olaharga itu sendiri. “saya rasa kemarin kita sudah dapat dua medali, tentu kita harus lebih tingkatkan lagi menjadi dua medali tapi emas. Mudah-mudahan dengan acara ini bisa menumbuhkembangkan kemajuan cabang-cabang olahraga khususnya taekwondo, ” tandasnya. Sementara, Ketua Umum Taekwondo Provinsi Sulawesi Selatan, Program taekwondo sulawesi selatan mendorong kabupaten/kota, agar pelaksanaan even, pelaksanaan kegiatan-kegiatan bertaraf nasional dapat dilaksanakan di kabupaten/kota “tujuannya untuk membangun atlit-atlit yang bisa diambil dari daerah-daerah. karena potensi itu ada di daerah-daerah, bukan hanya di perkotaan, itu keyakinan kita, ” pungkasnya. Selain pelaksanaan pelatihan pelatih dan wasit ini, juga akan dilakukan rapat kerja daerah Taekwondo Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Parepare. (***)

  • Bagikan