Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Adnan Cek Kehadiran ASN Pemkab Gowa

  • Bagikan
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memimpin langsung apel besar untuk mengecek kedisipilinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Selasa (16/4).

GOWA, BACAPESAN.COM – Hari pertama masuk kantor pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memimpin langsung apel besar untuk mengecek kedisipilinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Selasa (16/4).

Bupati Adnan mengatakan apel ini dilakukan untuk memastikan ASN mulai bekerja secara normal, meskipun terdapat kebijakan Kemenpan RB untuk memberikan Work From Home (WFH) bagi ASN yang melakukan mudik.

“Setelah kita diberikan libur bersama untuk merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah, hari ini kita telah normal kembali bekerja. Walaupun kebijakan hari ini dan besok ada yang WFH untuk meminimalisir padatnya arus mudik, namun diingatkan bahwa WFH ini bukan libur tapi tetap bekerja dari rumah. Sehingga harus dipantau bahwa mereka betul-betul bekerja dari rumah bukan menambah libur,” katanya.

Dirinya menegaskan, bagi ASN yang ketahuan menambah libur dan tidak termasuk dalam kategori WFH maka BKPSDM dan Inspentorat akan melakukan pemeriksaan dan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Saya meminta kepada BKPSDM dan Inspektorat agar setelah apel ini untuk mengecek satu persatu jumlah pegawai yang hadir, apakah ada yang tidak hadir dengan pemberitahuan yang kurang jelas. Maka siapapun yang menambah cuti atau menambah libur dengan alasan yang tidak jelas maka segera proses sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas orang nomor satu di Gowa itu.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Gowa kembali memberikan reward umrah bagi sebelas ASN yang melakukan khatam Qur’an sebanyak lima kali atau lebih karena mampu memaksimalkan ibadah selama bulan suci Ramadan.

“Hari ini kita juga kembali memberikan reward bagi ASN kita yang berhasil khatam Qur’an mulai dari lima kali. Bahkan setelah kita sebutkan ternyata ada yang sembilan kali khatam meskipun bekerja terus mulai dari pagi sampai dengan sore. Ini menunjukkan mereka mampu memaksimalkan ibadahnya dan juga memaksimalkan waktunya, tenaganya, selama bulan suci Ramadan, sehingga kita kasih reward untuk mereka bisa umrah,” sebutnya.

  • Bagikan