Kondisi Terkini Ade Armando Setalah Tiga Hari Dirawat di RS

  • Bagikan

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Setelah tiga hari menjalani perawatan usai dikeroyok, kondisi kesehatan pegiat media sosial Ade Armando makin membaik.

Dosen Universitas Indonesia yang juga Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) saat ini sudah keluar dari ruang High Care Unit (HCU) RS MRCCC Siloam Semanggi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PIS, Nong Darol Mahmada mengatakan meski telah keluar dari ruang perawatan HCU, Ade Armando masih tetap dimonitor oleh tim dokter secara intensif.

“Bang Ade sudah tidak di ruang HCU lagi. Tapi Bang Ade masih terus dimonitor tim dokter secara intensif,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis, 14 April 2022.

Dikatakannya, saat ini Ade Armando telah dipindah ke ruang rawat inap biasa. Ade keluar dari ruangan HCU ke ruang rawat inap biasa sejak Rabu, 13 April 2022 sore.

“Kemarin sore dipindahkannya ke ruang rawat inap. Tapi masih belum bisa dijenguk karena masih full intensive penanganan dokter,” ucapnya.

Pihak keluarga juga belum mengizinkan untuk dijenguk. Karena Ade masih perlu banyak istirahat.

“Karena itu belum bisa menerima kunjungan selain pihak yang diizinkan pihak keluarga supaya Bang Ade bisa istirahat,” ucap Nong.

Sebelumnya Nong mengatakan Ade semakin membaik kesehatannya. Bahkan sudah bisa ngobrol dan tertawa.

“Kalau komunikasi, alhamdulillah, Bang Ade baik, ngobrol, ketawa,” ujarnya pada Rabu, 13 April 2022.

Sementara Direktur RS Siloam, Semanggi, Dokter Aditya Ganggaiswari membenarkan jika Ade Armando masih dalam pengawasan dokter ahli di RS Siloam.

Namun, dia tak mau mengungkap rekam medis pasien. Dengan alasan data rahasia.

“Saya tidak bisa membuka kondisi pasien, karena ini mengalami pemukulan, tapi kami tidak bisa buka secara detail, beliau dalam pengawasan ahli,” katanya.

Dia juga tidak bisa memastikan berapa lama Ade akan menjalani perawatan di RS Siloam.

“Belum bisa kami perkirakan, sampai pulih,” ucapnya.

Diketahui Ade Armando dianiaya oleh massa tidak dikenal saat mengikuti demonstrasi mahasiswa oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 11 April 2022.

Ade diselamatkan petugas dari amuk massa yang berada di lokasi unjuk rasa. Ade menderita luka di bagian kepala sehingga harus mendapatkan perawatan intensif.

Sedangkan polisi telah menangkap tiga pelaku pengeroyok dan seorang provokator.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan pihaknya telah menangkap tiga pelaku pengeroyokan Ade Armando.

“Ketiga pelaku yaitu Muhammad Bagja, Komarudin dan Dhia Ul Haq,” katanya, Rabu, 13 April 2022.

Selain itu, Zulpan juga mengatakan para pelaku pengeroyokan Armando dalam demonstrasi Senin (11/4) di Gedung DPR/MPR/DPD bukan mahasiswa.

“Jadi ini kelompok yang melakukan pemukulan, pengeroyokan, termasuk pemicu kerusuhan di demo 11 April adalah kelompok di luar BEM SI, ini kelompok non mahasiswa,” ungkapnya.

Zulpan mengatakan, polisi sedang menyelidiki motif para penyusup tersebut dan mempelajari apakah mereka tergabung dalam satu jaringan atau kelompok.

“Iya jadi bagian dari penyusupan, tapi kami periksa lebih lanjut terkait motif, apakah mereka satu kelompok atau satu jaringan,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga telah menangkap satu orang provokator pengeroyok Ade Armando, yakni Arif Pardiani. (fin/*)

 

 

  • Bagikan

Exit mobile version