Pasca Banjir di Makale, Polres Tator Gandeng Instansi Terkait Siapkan Posko Siaga Bencana

  • Bagikan
Tampak personil Polres Tator saat membersihkan fasilitas umum dari lumpur karena banjir.

TANA TORAJA, BACAPESAN.COM – Akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan ini, pada Minggu malam, 25 Februari 2024 banjir melanda kota Makale kabupaten Tana Toraja (Tator) selama beberapa jam sebelum berangsur-angsur turun. Beberapa warga yang rumah rusak bahkan fasilitas sekolah juga sempat tergenang banjir dalam semalam.

Pasca banjir disejumlah titik, Polres Tator Gandeng instansi terkait dirikan Posko bencana alam dan juga layanan kesehatan di Gedung Tammuan Mali Makale, Tana Toraja, Senin, 26 Februari 2024. Disamping itu Personil Polres Tator juga menyisir wilayah terdampak banjir untuk memastikan situasi dan kondisi para korban serta membersihkan fasilitas umum yang masih tergenang lumpur akibat banjir dengan menggunakan kendaraan water canon.

Menurut Kapolres Tator, AKBP Malpa Malacoppo, kepada media menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan pemerintah dan instansi terkait untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir.

“Sejak malam tadi personil kami turunkan untuk memberikan bantuan kepada para korban musibah banjir, dan hari ini bekerjasama dengan pemerintah dan instansi terkait, kami dirikan posko bencana alam di gedung Tammuan Mali” ungkap Malpa Malacoppo.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa selain memberikan layanan kesehatan kepada para korban bencana, pihaknya juga telah menyisir wilayah terdampak banjir dan membersihkan fasilitas umum yang masih tergenang lumpur seperti tempat ibadah dan jalan umum dengan menggerakan kendaraan water canon.

Ditambahkannya bahwa untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap terjaga dirinya mengaku telah mengarahkan Personil Satuan Samapta untuk menyisir wilayah yang terdampak banjir guna memastikan situasi dan kondisi para korban bencana banjir.

“Kami telah arahkan Personil Satuan Samapta bersama Polsek Makale untuk menyisir lokasi yang terdampak banjir guna memberikan layanan keamanan dan mengecek kondisi para korban,” pungkas Malpa Malacoppo.

Diketahui dalam bencana banjir tersebut tidak ada korban jiwa. (Cherly)

  • Bagikan