Makassar Siap Vaksinasi Booster

  • Bagikan

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemerintah pusat menetapkan vaksinasi dosis ketiga atau vaksinasi booster sudah bisa digelar mulai, Rabu (12/1/2022) secara nasional. Di Sulawesi Selatan, hanya Kota Makassar yang mendapatkan izin untuk menggunakan vaksin tersebut.

“Syarat melaksanakan vaksinasi booster yakni capaian vaksinasi dosis satu harus 70 persen dan vaksin dosis dua yaitu 60 persen. Kota Makassar telah memenuhi syarat sesuai standar dari Kementerian Kesehatan,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Arman Bausat, Selas (11/1/2022).

Menurut dia, capaian vaksinasi di 23 kabupaten dan kota masih sangat rendah. Kecuali, kata Arman, Tana Toraja dalam waktu dekat sudah bisa mendapat izin karena capaian vaksinasi dosis kedua sudah berada di angka 57 persen.

“Tentang jadwal distribusi vaksin sampai saat ini belum kami terima,” imbuh Arman.
Arman menjelaskan nantinya penerima vaksinasi booster ada yang gratis dan ada pula yang berbayar. Yang gratis diberikan kepada masyarakat Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan yang bukan PBI akan berbayar.

“Soal harga, kami belum dapat informasi,” beber dia.

Untuk vaksinasi mandiri, Arman mengatakan, untuk penerima PBI mengikuti vaksinasi yang sudah ditentukan oleh Kemenkes. Sementara untuk non-PBI dapat memilih vaksin jenis apa yang ingin disuntikkan.

Dia memprediksi setidaknya hanya 20 persen penduduk Sulawesi Selatan yang mau suntik vaksinasi booster. Dia tidak tidak menampik masih banyak masyarakat yang ragu dengan vaksin selama ini.

“Yang mau melakukan vaksinasi booster, tingkat pemahamannya tinggi. Mungkin akan ramai di satu bulan pertama dan bulan berikutnya mungkin mulai berkurang, karena bersama masih banyak masyarakat yang ragu dengan vaksin,” imbuh dia.

Berdasarkan data dari vaksin.kemkes.go.id cakupan vaksinasi di Sulawesi Selatan per tanggal 11 Januari 2022 vaksin dosis pertama yaitu persen 73,64 atau 5,197,357 orang dan vaksin dosis dosis kedua mencapai 43,87 persen atau 3 096,427 orang.

Sementara, untuk capaian vaksin dosis pertama Kota Makassar yakni 85,69 persen dan vaksin dosis kedua yaitu 64,10 persen.

Sebelumnya, di Jakarta, Presiden Joko Widodo resmi memutuskan bahwa vaksinasi dosis ketiga gratis bagi seluruh rakyat Indonesia. Jokowi menginginkan vaksinasi menjadi hak kesehatan setiap warga di tanah air.

“Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga ini gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena sekali lagi saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama,” kata Jokowi di Istana Merdeka, kemarin.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu, pemberian vaksin dosis ketiga dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat dari paparan virus Corona yang terus bermutasi. Vaksin dosis ketiga ini pun akan diberikan kepada masyarakat sesuai dengan syarat dan ketentuan yang dibutuhkan penerima vaksin.

“Syarat dan ketentuan yang dibutuhkan untuk menerima vaksinasi ketiga ini adalah calon penerima sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua lebih dari enam bulan sebelumnya,” ujar Presiden.
Kepala negara juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan meski telah divaksin.

“Saya mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, karena vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan merupakan kunci dalam mengatasi pandemi Covid-19,” kata Jokowi. (*)

  • Bagikan

Exit mobile version